-->

    • >
    • Showing posts with label Inilah Yahudi. Show all posts
      Showing posts with label Inilah Yahudi. Show all posts

      01 July 2014

      MENGAPA YAHUDI TAKUT PADA HAFIDZ QUR'AN DARI KALANGAN ANAK-ANAK?



      Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

      Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.



      Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.

      "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika anak-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Karena kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an.

      Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

      Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.

      Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

      Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "Goblok!" kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
      "Lihat saja Asia" katanya seperti dalam tulisan itu.


      Jika Anda ke Asia, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asap rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!


      "Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Berapa gelintir anak yang kemampuannya setingkat / layak di pertandingan matematika sedunia? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"


      Dari itu, marilah kita masukkan anak minimal ke TKIT (Taman Kanak-kanak Islam Terpadu) atau RAIT dan dilanjutkan dengan SDIT, SMPIT dan SMAIT. Banyak lulusan TK Islam Terpadu yang sudah hafidz Juz Amma, atau juz 30,,, (bukan 30 juz lhooo,,, ^_^) ,,, dan diharapkan paling tidak saat SMP Islam Terpadu sudah hafal Qur'an secara keseluruhan.

      Insya Allah ini akan meringankan beban kita di akhirat kelak, sebagaimana Hadits Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa Orang Tua-Orang Tua dari para Hafidz Qur'an akan diberi Mahkota yang bertahtakan intan permata yang sangat tak ternilai dibanding dunia,,, lalu bagaimana dengan para peng-hafidz Qur'an itu sendiri??? Tentu mereka mendapatkan yang jauh lebih baik dari kedua orang tua mereka.

      APAKAH KABBALAH MENYEMBAH LUCIFER?


      Dalam buku Zionisme Gerakan Menaklukkan Dunia, ZA Maulani menyebutkan bahwa 10 sefrotim dalam Kabbalah direpresentasikan dalam bentuk makhluk supranatural yang berupa roh yaitu shedim. Roh tertinggi adalah Lucifer. Apakah benar seperti itu?

      Pada dasarnya saya (merasa) tidak perlu tahu apakah memang seperti itu atau tidak. Dengan fakta-fakta kesesatan Kabbalah seperti yang telah disebutkan sebelumnya saja kita dengan keimanan kita pada Allah dan Kitab Suci kita sudah bisa memastikan bahwa Kabbalah tidak lain hanya doktrin sesat, sehingga wajar saja jika orang-orang Yahudi saat ini pun sesat.

      Namun ada hal-hal menarik yang saya peroleh dari Jewish Encyclopedia sebagai berikut:

      Dalam tradisi bani Israel, shedim adalah salah satu jenis demon atau setan kepada siapa bani israil terkadang mempersembahkan kurbannya. Demon ini dilambangkan sebagai kerbau antropomorfis (dengan wujud tertentu yang mirip manusia) dengan sayap. Pemujaan shedim ini pertama berkembang di Babilonia (lama) kemudian berkembang ke Kanaan dan akhirnya ke Israel. Pemujaan demon disamping pemujaan Tuhan (Yahweh menurut orang Yahudi) ini berkembang bersama-sama.

      Model hewan berkaki empat dan bersayap a la Mesopotamia yang bisa diidentifikasi sebagai perwujudan shedim
      Pemujaan demon yang dipersandingkan pemujaan Yahweh ini merupakan ciri khas peradaban pagan di luar tradisi tauhid. Dualisme pemujaan ini ditemukan misalnya dalam agama Zoroastrian (Majusi) dengan Ahriman dan Ormudz-nya.

      Secara spesifik dalam tradisi kabbalis, shedim memang tetap diakui sebagai demon atau setan. Tapi lebih jauh dari sekedar mengakui shedim sebagai roh yang menurut mereka berasal dari “persetubuhan” Adam dan Lilith (setan wanita), mereka memandang demon sebagai bagian dari desain kosmis alam semesta dalam sistem pancaran cahaya yang mana sisi kanan dan kiri (sisi yang berlawanan) merupakan arus yang sama-sama memiliki kekuatan untuk mengisi dunia.

      Selanjutnya bagaimana dengan Lucifer. Secara harfiah, Lucifer berarti pembawa cahaya. Lucifer sering dikaitkan sebagai bintang terang di pagi hari. Keberadaannya sering dikaitkan dengan Setan. Lucifer diceritakan semula adalah salah satu malaikat tuhan. Kemudian, karena Lucifer ini bernafsu menguasai dunia, maka dia diturunkan (degraded) dari surga menjadi Satan. Selain Lucifer ada pula Samael (yang sering diwujudkan sebagai ular) yang semula adalah malaikat di sekeliling singgasana tuhan yang kemudian dijadikan malaikat kematian dan menjadi “kepala suku” dari semua setan.
      
      Gambaran Jahiliyah dari Lucifer sebagai malaikat yang diturunkan dari surga. Gambaran ini juga menunjukkan Lucifer sebagai pembawa cahaya. Besar kemungkinan oknum inilah yang disebut Iblis oleh Al Qur'an.

      Gambaran jahiliyah Samael sebagai Malaikat kematian
      Ternyata, walaupun tidak terkait dengan sefirot sebagaimana ditulis oleh ZA Maulani, pemujaan atas shedim, demon, Lucifer, samael memang ada dalam tradisi Yahudi. Jadi bukan hanya kabbalah saja yang mengenal mereka, namun keseluruhan tradisi Yahudi.

      Terakhir, ada satu hal yang cukup menarik perhatian saya. Saya pertama menulis postingan ini menggunakan Microsoft Word 2007. Setiap kali saya menuliskan Lucifer diawali dengan huruf kecil, MS Word selalu otomatis merubah huruf awal kata Lucifer menjadi huruf kapital. Silakan cek di seluruh tulisan ini, Lucifer selalu berawal dengan kapital (padahal saya tidak pernah menyengaja menulis dengan kapital). Ketika saya coba menuliskan kata God dan Allah diawali huruf kecil justru tidak otomatis berubah jadi kapital.



      Lambang Microsoft. Menurut para penggemar konspirasi, di dalam lambang ini tersembunyi angka 13 dan 33 yang merupakan angka yang digemari Yahudi Freemason
      Hal ini cukup menarik kalau kita sering membaca tulisan-tulisan mengenai teori konspirasi yang membahas mengenai peranan Microsoft sebagai antek Zionis Yahudi.

      Yahudi berlindung dibalih pohon, Bukit Nubuwwah Rasulullah


      Militer Israel tidak hanya menggunakan teknologi canggih seperti sitem anti rudal Iron Dome untuk menghadapi serangan roket dari Jalur Gaza. Mereka pun menggunakan cara yang lebih tradisional seperti menanam pohon.

      Pohon-pohon yang ditanam di sekitar perbatasan Israel dengan Jalur Gaza untuk menghadapi serangan roket dari Jalur Gaza. Mereka pun menggunakan cara yang lebih tradisional seperti menanam pohon. Pohon-pohon yang ditanam di sekitar perbatasan Israel dengan Jalur Gaza berfungsi untuk menghalangi pandangan dari militan yang ada di Jalur Gaza. Dengan itu diharapkan serangan roket para militan akan menjadi tidak akurat.
      “Dengan cara ini warga Israel yang tinggal disekitar Gaza dapat lebih terlindungi dan di sisi lain dapat juga menikmati pemandangan hijau,” ujar salah satu pejabat militer Israel, Brigjen Elkabetz, seperti dikutip Israel National News, Jumat (25/1/2013).

      Militer Israel sendiri menyatakan saat ini warga di sekitar perbatasan dapat hidup lebih aman sejak diadakannya gencatan senjata dengan Hamas. Gencatan
      senjata tersebut dicapai setelah Israel menggempur wilayah Jalur Gaza dalam operasi militer yang diberi nama “Pillar of Defence” (Pilar Pertahanan) November lalu.

      Metode pertahanan dengan menanam pohon sebenarnya memiliki sejarah panjang di Israel. Pada saat awal-awal berdirinya negara Zionis tersebut, Israel menanam banyak pohon di wilayahnya untuk menghalangi tentara pasukan Arab yang berperang dengannya.

      Nubuwwah Rasulullah

      Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam 14 abad yang lalu pernah menubuwwahkan dalam hadits Bukhari dan Muslim kisah berlindungnya kaum Yahudi pada pohon Ghorqod pada peperangan melawan muslim. Teks hadits itu berbunyi: “Tidak akan terjadi kiamat sehingga muslimin memerangi yahudi. Mereka diperangi oleh muslimin sehingga orang yahudi bersembunyi dibalik batu dan pohon. Batu dan pohon itu berkata: Wahai muslim, wahai hamba Allah, Ini dia yahudi berada dibelakangku, kemarilah dan bunuhlah dia. Melainkan pohon Ghorqod. Sesungguhnya ia adalah daripada pohon Yahudi”

      Israel pun sudah sejak lama menggalakkan penanaman pohon Ghorqod berdalih reboisasi. Inikah tanda kebenaran ramalan Rasulullah? Allahua'lam bish-showab. Hadits-hadits ramalan memang banyak bermuatan kiasan. Yang jelas, Rasulullah tidak berkata berdasar hawa nafsunya.
      ZILZAAL

      Subscribe To RSS

      Sign up to receive latest news

       
      Thanks to FADHLURRAHMAN From Otam Farrell