-->

    • >
    • Showing posts with label Serangan Musuh. Show all posts
      Showing posts with label Serangan Musuh. Show all posts

      02 July 2014

      5F & 4S, FORMULA YAHUDI MERACUNI UMMAT

       


      Waspadai 5F & 4S Yang Membuat Keislaman Terhempas

      Makar Zionis Yahudi dan sekutunya sejak dahulu kala tak habis-habis. Mereka tak lelah mendangkalkan aqidah dan keimanan seseorang dengan beberapa hal berikut ini. Kami mengutipnya dari sebuah sumber yang kami lupa penulis awalnya

      Memasuki era global dan zaman modern seperti saat ini, Umat Islam banyak dihadapkan dengan bermacam tantangan, perlawanan dan berbagai bentuk pengaruh yang di lakukan baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi oleh para musuh-musuh Islam. Juga berbagai macam penindasan yang di lakukan oleh orang-orang kafir secara biadab khususnya di daerah-daerah muslim yang minoritas. Namun ironisnya berbagai macam tantangan dan ancaman tersebut belum sepenuhnya mampu menyadarkan umat Islam untuk bangkit dari sebuah kepedulian, bahkan banyak di antara umat Islam melihat sebuah kedzoliman dan penindasan yang di lakukan oleh orang-orang kafir dengan perasaan dingin dan cenderung cuek. Benarkah nurani umat islam sudah banyak yang mati karena banyaknya pengaruh budaya yang di obral oleh orang-orang kafir?
      Wahai saudara-saudaraku bangunlah dari keterpurukanmu karena di depan kalian musuh-musuh kita tak pernah patah semangat untuk menyesatkan kita, Ingatlah akan Firman Allah Subhana Wa Ta’ala bahwasanya :

      “Orang-orang Yahudi dan Nashroni tidak akan rela kepadamu sehingga kamu mengikuti agama mereka” (QS. Al-Baqarah: 120).

      Musuh-musuh Islam sangat jeli melihat kelemahan sendi-sendi umat Islam, yang mana apabila umat Islam sudah meninggalkan sendi-sendi Islam maka Islam hanya akan tinggal nama saja.
      Diantara sendi-sendi Islam yang dijadikan target utama mereka untuk dijauhkan dari umat Islam adalah Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
      “Aku tinggalkan dua perkara yang mana apabila kalian berpegang teguh pada keduanya, niscaya kalian tidak akan tersesat selama-lamanya setelah aku wafat; Kitabullah (Al-Qur’an) dan Sunnah Rosul-Nya (Hadits) “.

      Dalam rangka merealisasikan misinya para musuh-musuh Islam telah melancarkan strategi jitu dengan sasaran “4S” (Sing, Sex, Sport, Smoke) juga dengan sasaran “4F” (Fun, Fashion, Food, Faith)


      Ternyata sasaran tersebut dianggap paling efektif oleh musuh-musuh Islam, Karena itu tidak heran jika umat Islam dewasa ini banyak yang tidak mempelajari Islam secara benar bahkan dengan jujur kita akui banyak di temui budaya-budaya yang sudah tidak Islami yang terkait dengan “4S” dan “4F”
      SING : Musik-musik yang mempertunjukkan budaya dan lirik orang kafir dengan berbagai instrumennya.

      SEX : Banyaknya media yang menyajikan gamba dan tayangan yang mengandung unsur pornografi dan porno aksi.

      SPORT : Berbagai macam efen olahraga yang tidak mencerminkan kultur Islam (membuka aurat) serta digelar tanpa memperhatikan waktu sholat.

      SMOKE : Rokok yang sudah umum dikalangan tua maupun muda,awam maupun intelektua
      l bahkan kebanyakan kaum muslimin adalah pecandu rokok yang hukumnya menurut jumhurul’ulama adalah makruh,artinya sesuatu yang dibenci oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Bahkan menurut sebagian ulama adalah haram.

      FUN : Lawakan, tontonan -tontonan yang lucu yang sering kita jumpai dalam tayangan televisi yang hal tersebut sangat di benci Rasulullah.

      FASHION : Busana, terutama dikalangan generasi muda yang kebanyakan sudah berkiblat pada trend-trend orang kafir yang selalu mengumbar aurat dan menimbulkan syahwat.



      FOOD : Makanan, berbagai makanan jadi dan cepat saji yang diproduksi oleh pabrik yang belum jelas kesucian dan kehalalannya.

      FAITH : Kepercayaan, yang dimaksud adalah faham-faham yang dikembangkan oleh orang-orang kafir seperti Liberalisme, Komunisme, Orientalisme, Zionisme, Kapitalisme dan lain sebagainya.

      Adapun target-target yang di inginkan dari sasaran “4S” dan “4F” tersebut adalah :
      1. Memurtadkan orang Islam secara massal.
      2. Menjadikan umat Islam tidak faham ajarannya secara benar dan mendalam.
      3. Menciptakan tokoh-tokoh muslim untuk dijadikan agen-agen dan antek-antek kafir dengan alasan kerjasama atau demokrasi.
      4. Merintangi gerak dakwah islam serta aktifitasnya.
      5. Menjauhkan semangat umat islam dari semangat jihad dan amar ma’ruf nahi munkar.
      6. Menciptakan perpecahan dan permusuhan di kalangan umat islam.
      7. Menjadikan umat islam jauh dari beribadah kepada Allah SWT.
      8. Menciptakan opini publik berupa pemikiran yang sesat dan menyesatkan.



      TANTANGAN ISLAM DALAM MENGHADAPI MODERNISASI ZAMAN.


      Karena perkembangan materi tim kami menyempurnakannya sebagai berikut:

      Food : Makanan, berbagai makanan jadi dan cepat saji yang diproduksi oleh pabrik yang belum jelas kesucian dan kehalalannya. Media juga membantu menyebarkan dan mempromosikan kelezatan makanan yang terkadang kita tergoda untuk mecicipi tanpa melihat kadar kehalalan bahan makan yang terkandung didalamnya, cara memotongnya dan mengandung syubhat lainnya.

      Film : Para produsen film Hollywood yang mayoritas yahudi terus menerus mempropagandakan liberalisasi, umbar aurat wanita dan sex bebas sampai maksiat, tatto dan body piercing, rokok dan minuman keras, syirik maupun paham-paham yang menyerang islam. Dan logika ini dipakai orientalis, liberalis lokal dengan memasarkan film sejenis dengan menggunakan talent artis muslim dan non-muslim dalam kondisi yang semakin mendangkalkan iman dan moral bangsa.

      Fashion : Busana, terutama dikalangan generasi muda yang kebanyakan sudah berkiblat pada trend-trend orang kafir yang selalu mengumbar aurat dan menimbulkan syahwat. Misalnya Para perancang busana mempromosikan pakaian yang indah namun mengumbar lekuk tubuh pria dan wanita, memamerkan potongan pakaian yang menampakkan pakaian dalam pria dan wanita hingga promosi gaya hidup lesbian, homoseksual yang sekuler, mereka mninggalkan pakain ketqwaan ala islam dan para Nabi yang santun dibalut pakaian suci dan menutup aurat baik jilbab maupun gamis dan koko yang bersih. Yakinlah, kehidupan sekuler semakin dikejar sejatinya semakin tak mampu mengisi relung hati manusia dengan materi semata. Karena itulah tipu daya syaithon

      Faith : Para pakar seakan-akan berlomba-lomba memadamkan cahaya Allah dengan kepercayaan dedemit ala bikinan manusia agar manusia menjauhi fitrahnya yang membutuhkan kehadiran ‘Sang Pencipta yang Otentik seperti yang dijelaskan dengan kehadiran para Nabi dan Rasulullah. Paham bikinan ini mulai zionis, komunis, liberalis dan neo liberal, kapitalis, nasrani yang dibentuk yahudi, majusi, paganis, ahmadiyah, syiah, dah banyak lainnya termasuk gaya hidup Punk, artis dan Rockstar yang telah menjadi agama baru mendampingi demokrasi.

      Freedom & Fun : Lawakan, tontonan -tontonan yang lucu yang sering kita jumpai dalam tayangan televisi yang hal tersebut sangat di benci Rasulullah. Dan kini hampir semua acara tv dan film dibubuhi pesan lawak dan kebebasan ala liberalis.
      Tak sampai disitu Ternyata sasaran tersebut dianggap paling efektif oleh musuh-musuh Islam, Karena itu tidak heran jika umat Islam dewasa ini banyak yang tidak mempelajari Islam secara benar bahkan dengan jujur kita akui banyak di temui budaya-budaya yang sudah tidak Islami yang terkait dengan “4S” dan “4F”



      SING : Musik-musik yang mempertunjukkan budaya dan lirik orang kafir dengan berbagai instrumennya.

      SEX : Banyaknya media yang menyajikan gamba dan tayangan yang mengandung unsur pornografi dan porno aksi.

      SPORT : Berbagai macam efen olahraga yang tidak mencerminkan kultur Islam (membuka aurat) serta digelar tanpa memperhatikan waktu sholat.

      SMOKE : Rokok yang sudah umum dikalangan tua maupun muda,awam maupun intelektual bahkan kebanyakan kaum muslimin adalah pecandu rokok yang hukumnya menurut jumhurul’ulama adalah makruh,artinya sesuatu yang dibenci oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Bahkan menurut sebagian ulama adalah haram.

      kawan-Kawan, jaga dirimu dan keluargamu dari Api Neraka, seperti firman Allah berikut ini :


      ا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ ﴿التحريم : ٦

       
      At Tahriim : 6
      "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."


      (Dari: Abu Dzakira Blog )

      INILAH SUMBER KEKUATAN MUSLIMIN

      Orang-orang kafir menyelidiki dan menarik kesimpulan bahwa ketaatan kaum Muslimin kepada Allah, Rasul dan Ulil Amri adalah sumber kekuatan bagi mereka dalam kehidupan di dunia ini dan menyebabkan Umat Islam memperoleh kejayaan (An Nisaa' (4): 59).

      Hal tersebut didasarkan  pada adanya jaminan dari Allah bahwa mereka benar-benar akan diberi kekuatan, kekuasaan, dan kesejahteraan hidup manakala mereka taat sepenuhnya kepada Allah, Rasul صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, orang-orang beriman beramal sholeh (An-Nuur (24): 55). Maka dari itu orang-orang kafir selalu berusaha sekuat tenaga untuk menghalang-halangi kaum Muslimin agar tidak kembali kepada tuntunan Al-Qur'an dan As-Sunnah, menegakkan kekhilafahan di muka bumi ini. Rasulullah bersabda:

      "Kamu tinggalkan apa-apa yang aku tinggalkan buat kamu, karena sesungguhnya kerusakan orang yang sebelum kamu dahulu itu tidak lain karena banyaknya pertanyaan mereka dan menyalahi Nabi-Nabi. Maka dari itu apa bila telah diperintahkan kepadamu sekalian dengan sesuatu, maka kamu kerjakan menurut kemampuan kamu. Dan apa bila telah dicegah kamu sekalian dari sesuatu, maka kamu tinggalkan dia." (HR.Bukhari (6774), Muslim (2380)).

      Selanjutnya mereka memandang perlunya memusatkan perhatian pada persoalan-persoalan tersebut. Terutama meruntuhkan kekhilafahan menjadi program utama, karena keberadaan Khilafah ibarat menara api yang memberikan lentera penerang di malam gelap gulita. Semua orang datang dan berkumpul di sekelilingnya. Jika cahaya Khilafah ini dapat dipadamkan, maka kaum muslimin akan kehilangan panduan yang akan mengarahkan jalan mereka.

      Tiga abad berturut-turut Yahudi dan Nashrani memusatkan perhatiannya untuk mencari jalan meruntuhkan Khilafah Islam. Upaya itu mencapai klimaksnya dengan jatuhnya Kepemimpinan Utsmaniyah dan menyingkirkan Sultan Abdul Hamid II dari kedudukannya pada tanggal 3 Maret 1924 M.

      Selanjutnya Yahudi dan Nashrani tidak akan membiarkan kaum Muslimin berupaya untuk mengembalikan Khilafah Islamiyah. Bahkan mereka akan berusaha keras  agar Muslimin tidak mendengar lagi kata "Khilafah", sehingga kata "Khilafah" menjadi kata-kata yang benar-benar asing di telinga Muslimin. Upaya apa pun dari kelompok Islam mana pun yang mengajak umat Islam untuk menegakkan Khalifah di muka bumi ini pasti akan diburu dan ditumpas habis.

      Kaum Muslimin harus segera sadar untuk kembali pada jalan yang telah disyaria'tkan Allah dan Rasul-Nya صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  jika menginginkan tetap berada pada fitrah-nya, yaitu hidup dalam satu Jama'ah dan satu Imam-nya dan berjuang menegakkan sistem Khilafah yang sesuai dengan pola Kenabian atau Khilafah 'Ala Minhajin Nubuwwah.

       
      ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ

      "Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas." (QS. Ali Imran (3): 112).


       
      يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
      "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (QS. An-Nisaa' (4): 59).

      مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ
       مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا ۖ كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

      "Dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka." (Q. Ar-Ruum (30): 31-32).

      "Wajib atas kalian mengikuti sunnahku dan sunnah para khalifah yang lurus lagi mendapat petunjuk." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan shahih).

      (Sumber: buku "AKANKAH KITA TERUS MENERUS MENJADI BUIH?" oleh Majelis Dakwah Jama'ah Muslimin (Hizbullah))

      Subscribe To RSS

      Sign up to receive latest news

       
      Thanks to FADHLURRAHMAN From Otam Farrell